3 mins read

Pembangunan Fasilitas Radioterapi DAK 2026 Resmi Dimulai, RSUD dr. Hasri Ainun Habibie Tekankan Kualitas dan Akuntabilitas

Kota Gorontalo, 3 Agustus 2026 – RSUD dr. Hasri Ainun Habibie Provinsi Gorontalo resmi memulai tahapan pelaksanaan pembangunan Ruang LINAC (Linear Accelerator), Ruang Layanan CT-Simulator, dan Ruang Layanan Brachytherapy yang didanai melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun Anggaran 2026. Pembangunan fasilitas ini menjadi langkah strategis Pemerintah Provinsi Gorontalo dalam memperkuat layanan radioterapi sekaligus meningkatkan akses pelayanan kanker yang lebih komprehensif, aman, dan berkualitas bagi masyarakat.

Tahapan pelaksanaan diawali dengan rapat koordinasi yang melibatkan manajemen rumah sakit, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), penyedia jasa, konsultan pengawas, serta unsur terkait. Dalam pertemuan tersebut disampaikan bahwa koordinasi teknis dengan tim perencana dan BAPETEN terus berjalan. Seluruh penyempurnaan dokumen teknis telah diselesaikan, sementara rekomendasi dari BAPETEN ditargetkan segera diterbitkan. Selama proses tersebut berlangsung, penyedia jasa bersama konsultan pengawas diminta segera menuntaskan seluruh pekerjaan persiapan sehingga konstruksi dapat dimulai tepat waktu setelah rekomendasi diterima.

Gubernur Gorontalo dan Wakil Gubernur Gorontalo menegaskan bahwa setiap tahapan pembangunan harus dilaksanakan dengan mengedepankan prinsip kualitas, transparansi, akuntabilitas, dan ketepatan waktu. Seluruh pihak yang terlibat diharapkan menjalankan tugas dan tanggung jawab sesuai ketentuan yang berlaku sehingga seluruh proses pembangunan berlangsung secara profesional, tertib, dan dapat dipertanggungjawabkan. Dengan komitmen tersebut, hasil pembangunan diharapkan memberikan manfaat yang maksimal bagi masyarakat serta mendukung peningkatan mutu pelayanan kesehatan di Provinsi Gorontalo.

Sejalan dengan arahan tersebut, Manajemen RSUD dr. Hasri Ainun Habibie menegaskan bahwa seluruh tahapan pembangunan harus dilaksanakan dengan mengedepankan prinsip kualitas, profesionalisme, kepatuhan terhadap regulasi, serta pengendalian mutu yang berkelanjutan. Setiap proses pekerjaan wajib didukung administrasi yang tertib, dokumentasi yang lengkap, serta pelaksanaan yang sesuai spesifikasi teknis sebagai bentuk akuntabilitas dalam pengelolaan proyek pemerintah.

Konsultan pengawas bersama PPK memiliki peran penting dalam memastikan setiap tahapan pekerjaan berjalan sesuai spesifikasi teknis, jadwal pelaksanaan, serta standar mutu konstruksi. Pengawasan yang efektif diharapkan mampu menjaga kualitas pekerjaan sejak tahap awal hingga proses penyelesaian sehingga hasil pembangunan dapat memenuhi seluruh persyaratan teknis.

Manajemen juga mengingatkan seluruh pihak agar tetap fokus melaksanakan pekerjaan sesuai prosedur meskipun terdapat berbagai bentuk pengawasan dari masyarakat maupun instansi terkait. Pelaksanaan yang sesuai ketentuan dan didukung administrasi yang lengkap akan menjadi landasan utama dalam mewujudkan pembangunan yang transparan, akuntabel, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Pemerintah Provinsi Gorontalo menargetkan penyelesaian pembangunan paling lambat 15 Desember 2026 agar selaras dengan jadwal penyelesaian administrasi dan pencairan Dana Alokasi Khusus Tahun Anggaran 2026. Untuk mendukung percepatan pelaksanaan, penyedia jasa juga didorong segera mengajukan pencairan uang muka sesuai mekanisme yang berlaku sehingga progres pekerjaan dapat berjalan optimal tanpa mengurangi kualitas hasil pembangunan.

Perhatian khusus juga diberikan terhadap mutu pembangunan bangker radioterapi. Fasilitas LINAC nantinya akan menjalani pengujian keselamatan radiasi oleh BAPETEN sebelum dapat dioperasikan. Oleh karena itu, seluruh pekerjaan konstruksi harus memenuhi standar teknis secara menyeluruh agar bangunan dinyatakan layak, aman, dan siap memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Melalui pembangunan fasilitas radioterapi ini, RSUD dr. Hasri Ainun Habibie Provinsi Gorontalo bersama Pemerintah Provinsi Gorontalo menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan. Kehadiran fasilitas LINAC, CT-Simulator, dan Brachytherapy diharapkan menjadi tonggak penting dalam penguatan layanan kanker di Provinsi Gorontalo, sehingga masyarakat dapat memperoleh pelayanan radioterapi yang lebih dekat, berkualitas, aman, dan sesuai standar keselamatan nasional.(Pusdtin-RSHAH)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *